Rabu, 17 Januari 2018
http://www.zoofirma.ru/
http://www.zoofirma.ru/

Kisah Kasih Di Omaru

Ditulis oleh Sabtu, 11 Maret 2017 12:53

omaruCerpen Karangan: Alda Wulandari

Senin, 22 Agustus 2016
Pagi-pagi cek grup Line “Pengumuman-pengumuman untuk MaBa POLNES 2016 bisa datang ke kampus untuk melihat pembagian nama kelompok OMARU hari ini dan yang jurusan AB sekaligus bisa menggambil baju dan almamater, Terimakasih”
Lagi asik-asik sarapan dapat berita gitu gimana gak kelabakan, ambil handuk terus mandi, sikat gigi, pake baju, otw

10 menit kemudian.. Sampainya di sana ngeliat papan pengumuman yang udah diserbu sama maba-maba, hm akhirnya aku mutusin buat ngantri pengambilan almamater dulu deh, dapat juga akhirnya. Kembali ngeliat papan pengumuman serasa gak habis-habis lihat manusia banyak gitu, dari pada nunggu pede aja jalan sendiri terus nyelip-nyelip efek badan kecil akhirnya bisa sampai depan papan pengumuman

Di papan pengumuman itu tertera info-info dan perlengkapan persyaratan yang harus siapkan untuk omaru “Weww” aneh-aneh teka-tekinya tapi untungnya mudah terpecahkan. Lanjut buat lihat nama-nama anggota kelompok dan pas di hadapan aku berdiri ada namaku “yaeyyy ketemu” (padahal gak nyari) langsung jepret dah itu kertas (KELOMPOK 9 KALIMANTAN BARAT) dan pulang” jam 1 balik lagi buat Praomaru.

Bukan Jalanku

Ditulis oleh Sabtu, 11 Maret 2017 12:47

jlnCerpen Karangan: Ikke Nur Vita Sari

Pagi ini teramat cerah, matahari menepis air mata dari langit yang telah lelah merintih semalaman. Aku pun ikut menepis luka yang baru kemarin kurasakan, luka yang sengaja digores oleh seseorang yang begitu kupercaya dan kucintai.

Dia terhitung masih tetangga denganku, rumahnya berada di dekat perempatan yang berjarak hanya beberapa meter dari rumahku. Ia bernama Hasan, teman sepermainanku sejak kecil yang menjadi orang paling kupercaya dalam hidupku.

Suatu pagi yang cerah, Hasan menemuiku di rumah dengan wajah yang tidak biasa, “Nur, aku pamit sama kamu” ucapnya lirih, “Kamu mau kemana?” tanyaku heran, “Aku mau cari kerja di Jakarta, tunggu aku pulang ya Nur, aku akan kembali untukmu nanti” janji itu kupegang teguh dalam hatiku, aku selalu meyakini dalam do’a bahwa suatu hari ia akan benar-benar kembali untukku.

Gerimis Merah (Cerpen)

Ditulis oleh Sabtu, 11 Maret 2017 08:16

gerimismerahLangit tampak begitu temaram, sesekali suara bergemuruh menggema sayup-sayup dari balik awan, mengabarkan pada semesta bahwa rintik-rintik air hujan bisa jatuh kapan saja membasahi bumi.

Angin hanya berhembus perlahan dan kicauan burung di antara rindang pepohonan seperti menghilang tanpa isyarat, tenggelam dalam wibawa alam yang tersirat dibalik redupnya matahari sore ini.

Aku mempercepat laju motorku, ancaman dari hujan yang dapat turun sewaktu-waktu serta kesadaran bahwa diriku sudah telat datang ke tempat perjanjian sejak hampir satu jam yang lalu membuat aku hanya bisa pasrah pada kenyataan saja.

“Semoga hujan tidak turun.. semoga dia masih di sana…” Gumamku berulang-ulang seperti melafalkan mantra.

 

 

logo panjang 300 bw

www.nuansamigrant.com

Jl. Raya Semanding RT.01 / RW.07

Kepanjen - Malang

Jawa Timur - Indonesia

Beranda | Info Iklan | Redaksi

Peta Lokasi

add google map to website

Facebook Kota Malang